Kamis, 24 Maret 2016

25 Maret 2016

Satu persatu telah aku lewati. Untuk mencapai semua tujuan itu penuh dgn perjuangan yg sangat besar. Pengorbananpun sangat besar.
Aku tau ini yang terbaik baik aku dan semua. Suatu saat aku pasti datang kesini dengan tujuan lain.
Negara yang mengajarkan aku akan kedewasaan, mengenal mana lawan dan mana kawan, aku tau tau betapa indahnya hidup yang telah kau tuliskan untuk ku ya Rabb.
Sekarang aku yakin akan tulisan takdirku yang akan datang lebih indah dibandingkan dengan hari ini.

Senin, 04 Januari 2016

5 Januari 2016

Hari ini tanggal 5 Januari 2016 dan itu artinya H- 19 untuk ujian negara di Jepang. 
Tahun 2016 juga pasti terdapat hal- hal baru yang belum aku dapat. Tahun ini pula aku harus mengambil keputusan terbesar dalam hidupku. Keputusan yang sangat berat tapi harus aku putuskan.
Jika keputusan aku tepat, aku akan mendapatkan kebahagian tapi jika keliru butuh perjuangan untuk memperbaikinya.
Hanya Tuhan yang tau apa yang terbaik bagi hambaNya.
Sangat sulit itu pasti tapi harus di ambil.
Setelah tahun kemaren juga begiti banyak hal yang terjadi dan dapat aku jadikan pelajaran.
Ingin bisa lepas dan menggapai impian aku yang hakiki.
Ya Rabb tuntunlah hambaMu ini..

Selasa, 15 Desember 2015

16 Desember 2015

Entah apa yang akhir2 ini aku rasakan. Rasa benci, rasa marah, rasa kesal, rasa iri pun bercampur menjadi satu. Terlalu banyak tekanan yang aku hadapi. Rasa bingung. Tak ada satupun yg bisa aku ajak bicara dan bertukar pendapat. Aku tak suka untuk selalu bergantung pada orang lain. 
Rasa ini entah sampai kapan aku harus terima.
Tuhan, apakah aku di jadikan untuk jadi orang yg apatis?
Tak bisa bersosialisasi?
Entahlah 

Senin, 14 Desember 2015

Cerita hari ini

Dulu aku berfikiran jika negara ini adalah negara yang begitu disiplin, jujur, aman, nyaman, tentram dan ramah bagi orang luar.
Tapi setelah sekian lama setelah 4 tahun aku hidup disini mencari sesuap nasi, itu semua persepsi itu hilang dengan seketika. Ternyata di tempat ini begitu banyak orang yang serakah, memperkaya diri sendiri.
Entah mereka karena tak percaya akan adanya Tuhan. Sehingga yang mereka pikirkan hanyalah sebuah dunia saja tanpa memikirkan akhirat. Entahlah..
Sebersit kekecewaan pun aku pada sesama ternyata mereka lebih gampang untuk disuap asalkan mereka kaya, tanpa memperhatikan keadaan sekeliling.
Aku hanya berjuang sendiri tanpa seorang pun yang membantu, seakan aku kini berada di ujung jurang. Menunggu orang untuk berbalik ataukah terjun. 
Hanya aku dan Tuhan yang tau..

Jumat, 12 Juni 2015

Keraguan

Entah sampai kapan perasaan aku terus bercabang seperti ini. Aku pun ingin merasakan hidup yang wajar tanpa harus memikirkan masa depan orang lain. Dahulu aku bermimpi menjadi seorang nyonya "R" tapi semua itu hilang setelah pengkhianatan itu terjadi.
Entah sampai kapan aku menahan semua ini. Aku berharap aku menjadi nyonya nya bukan nyonya dia.
Pengkhiatan akan tetap menjadi pengkhianatan.
Walaupun di dalam hati yang paling dalam aku tetap mencintainya. Sampai kapanpun aku tetap mencintainya.

Senin, 08 Desember 2014

Bonenkai

Setiap akhir tahun budaya di Jepang itu salah satunya yaitu mengadakan acara makan bersama atau lebih tepat pesta makan2 yang sering disebut "bonenkai".  "Bonenkai " (忘年会)artinya acara untuk melupakan masalah perkerjaan pada tahun itu. Perayaan bonenkai biasanya dilaksanakan pada bulan 11 sampai bulan 12.
Kebetulan di tempat kerja aku, tahun ini melakukan acara bonenkai lebih awal dari biasanya. Kami melaksanakan acara bonenkai itu pada bulan 11. Untungnya masih beerada musim aki atau gugur.
Kebiasaan orang jepang melaksanakan banenkai itu dengan minum minuman berakohol sampai dengan mabuk. Hal tersebut bertujuan untuk melupakan semua beban atau masalah pekerjaan. Tapi karena saya muslim saya hanya meminum soft drink saja.

Minggu, 23 November 2014

Syukurku

Nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Kalimat itu yang selalu aku pegang jika aku mengalami kekecewaan. Sungguh dibalik kekecewaan itu terdapat sebuah nikmat yang begitu luar biasa. Entah jadi itu adalah sebuah pertolongan yang diberikan oleh Nya terhadap hambanya. Rasa syukur ini berlipat- lipat aku panjatkan kepada Allah.. karena dengan kebesaranNya lah, aku mendapatkan hal yang selama ini aku harapkan.